BREAKING NEWS!!!
Senin, 2 Maret 2009 | 13:09 WIB
Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan facebook, atau situs jejaring sosial lainnya. Misalnya, Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
02 Maret 2009
27 Februari 2009
Radiasi Ponsel Bisa Menurunkan Kualitas Sperma
Dalam eksperimen ilmiah terkini peneliti dari institusi Celeveland Clinic di AS mengindikasikan hasil penemuan bahwa perangkat ponsel yang terpasang menyala dapat berpengaruh langsung menurunkan kualitas sperma manusia apabila keduanya berletakkan saling berdekatan dalam kurun waktu cukup lama.
Ashok Agarwal, Direktur institusi riset the Center for Reproductive Medicine di Celeveland memperkirakan, bahwa dampak paparan sinyal elektronik : “radio-frequency electromagnetic” dari perangkat ponsel apabila selagi dipergunakan berposisi cukup dekat dengan kelamin pria dicurigai dapat mempengaruhi kelenjar gonads hingga menyebabkan penurunan kualitas sperma pria. Penurunan kualitas sperma yang ditemukan yakni dalam hal “mortility” dan “viability”, dampak yang juga sering terjadi dalam kondisi terjadinya infeksi pada saluran urine ataupun kondisi pria yang dalam aktivitas sehari-hari sering terpapar terhadap kondisi lingkungan hidup berpolusi tinggi. Jadi orang-orang yang sehari-hari dalam beraktivitas terbiasa mengantongi ponsel dalam saku celananya dalam kondisi menyala: “on talk mode” pantas memperhatikan peringatan ini.
Ashok Agarwal, Direktur institusi riset the Center for Reproductive Medicine di Celeveland memperkirakan, bahwa dampak paparan sinyal elektronik : “radio-frequency electromagnetic” dari perangkat ponsel apabila selagi dipergunakan berposisi cukup dekat dengan kelamin pria dicurigai dapat mempengaruhi kelenjar gonads hingga menyebabkan penurunan kualitas sperma pria. Penurunan kualitas sperma yang ditemukan yakni dalam hal “mortility” dan “viability”, dampak yang juga sering terjadi dalam kondisi terjadinya infeksi pada saluran urine ataupun kondisi pria yang dalam aktivitas sehari-hari sering terpapar terhadap kondisi lingkungan hidup berpolusi tinggi. Jadi orang-orang yang sehari-hari dalam beraktivitas terbiasa mengantongi ponsel dalam saku celananya dalam kondisi menyala: “on talk mode” pantas memperhatikan peringatan ini.
26 Februari 2009
7 Dosa Besar Mall
Kemana kita pada malam minggu? Nongkrong di basecamp favorit? Wisata kuliner keliling Jakarta? Atau jangan-jangan ke Mall? Wah... kalau memang sering ke Mall, bersamaan dengan dibacanya tulisan ini, mungkin perlu direnungkan lagi perjalanan kita selanjutnya. Semua pasti ada negatif-positifnya, tapi jumlah Mall yang ada di Jabodetabek sudah seharusnya dipikir ulang. Apakah Mall itu solusi kebosanan atau justru keterpaksaan kita karena minim alternatif tempat kumpul dan cuci mata. Perjalanan kita kali ini akan membawa kita ke pelosok Mall-Mall handal di Jakarta. Ekspedisi kali ini menghasilkan sesuatu yang sedikit beda dari tips-tips perjalanan. Kita mau kasih tahu dosa-dosa apa saja dalam diri Mall-mall yang sekarang menjamur itu. Inilah 7 dosa mereka:
1. Boros Energi
Sadar atau tidak, Mall yang sering kamu kunjungi itu membutuhkan listrik dan air untuk membuatnya tetap layak dikunjungi. Ayo kita hitung berapa banyak lampu di dalamnya? Berapa banyak alat elektronik yang harus menyala agar kita betah berlama-lama? Taruhan, pasti kamu kewalahan menghitungnya. Selain listrik, kamar mandi, tempat cuci tangan, dan acara bersih-bersih membutuhkan air yang tidak sedikit. Sayangnya, air yang mereka gunakan berasal dari tanah di sekitarnya. Ckckckck... Energi yang mereka gunakan juga akan menghasilkan sisa-sisa pembuangan. Tidak hanya limbah kimia, hasil pembuangan para pengunjungnya pasti menghasilkan bergunung-gunung sampah.
1. Boros Energi
Sadar atau tidak, Mall yang sering kamu kunjungi itu membutuhkan listrik dan air untuk membuatnya tetap layak dikunjungi. Ayo kita hitung berapa banyak lampu di dalamnya? Berapa banyak alat elektronik yang harus menyala agar kita betah berlama-lama? Taruhan, pasti kamu kewalahan menghitungnya. Selain listrik, kamar mandi, tempat cuci tangan, dan acara bersih-bersih membutuhkan air yang tidak sedikit. Sayangnya, air yang mereka gunakan berasal dari tanah di sekitarnya. Ckckckck... Energi yang mereka gunakan juga akan menghasilkan sisa-sisa pembuangan. Tidak hanya limbah kimia, hasil pembuangan para pengunjungnya pasti menghasilkan bergunung-gunung sampah.
Langganan:
Postingan (Atom)