Tampilkan postingan dengan label teroris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teroris. Tampilkan semua postingan

19 Agustus 2009

Ciri-ciri Buron Tersangka Teroris Marriott dan Ritz-Carlton

Jakarta - Syaifuddin Zuhri atau ustad Syaifuddin Jaelani menjadi salah satu buron yang diduga terlibat aksi bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton. Ustad yang diduga berperan sebagai perekrut para bomber itu memiliki ciri khusus kantung mata hitam.

Berdasarkan foto yang dirilis Mabes Polri, Rabu (19/8/2009), pria pemilik nama lengkap Syaifudin Zuhri bin Djaelani Irsyad itu memiliki tinggi badan 165 cm. Di mana dia lahir, tidak diketahui pasti.

Syaifudin terakhir tinggal di Perum Telaga Kahuripan, Parung, Bogor, Jawa Barat. Namun beberapa bulan sebelum pengeboman di Kuningan, 17 Juli lalu, sang ustad menghilang.

Tersangka teroris kedua adalah Mohamad Syahrir alias Aing. Pria kelahiran Jakarta, 25 Juni 1968 itu memiliki nomor paspor A 167383 yang masih berlaku. Ciri-ciri fisik, tinggi 165 cm dengan bibir dan alis tipis.

Alamat terakhir yang ditinggali adalah Komplek Garuda Blok C1 No 6 A Rt 06/16 Kampung Melayu, Teluk Naga, Tangerang, Banten. Alamat kedua, Jalan Giring-giring II/104 Rt 09/10 Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Tersangka ketiga adalah Bagus Budi Pranoto alias Urwah yang lahir di Kudus, 2 November 1978. Alamat terakhirnya di Desa Klisat Mijen RT 08/01 Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah. Ciri-ciri khususnya memiliki tahi lalat di bawah bibir sebelah kiri dan noktah di pelipis sebelah kiri.

Terakhir ada Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Dayat alias Mistam Husamudin. Pria berkacamata ini memiliki dua identitas dengan kelahiran berbeda yakni Tegal 22 Januari 1973 dan Kendal 20 Maret 1973.

Alamat terakhir di Kampung Pisangan RT 10/05 Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur dan Gamping Rt 08/02 Desa Sidokumpul, Patean, Kendal, Jawa Tengah.

Selain berkacamata, Ario memiliki ciri-ciri bibir tebal dengan kumis tipis serta tinggi sekitar 165 cm.

Mari kita perangi teroris bersama-sama minimal dengan cara tanggap atau perduli dengan orang di sekitar kita. Kalau ada orang baru dan mencurigakan dengan ciri-ciri seperti di atas tolong segera laporkan kepada pihak keamanan terdekat.

sumber klik disini

09 Agustus 2009

Benarkan Noordin M Top Tewas?

Hasil penggerebekan gembong teroris yang selama ini paling dicari oleh pihak Densus 88 di Desa Beji, Temanggung - Jawa Tengah menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan santernya berita di beberapa stasiun TV yang menyatakan Noordin M Top telah tewas terbunuh dalam penggerebekan tersebut.

Sebagian masyarakat masih meragukan bahwa yang terbunuh tersebut adalah Noordin M Top. Selain belum ada berita resmi dari pihak kepolisian, juga disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya (menurut perkiraan awam saya sih) :

1. Teroris sekelas Noordin M Top tidak mungkin gegabah, apalagi sampai tinggal sendirian di suatu persembunyian.

2. Dalam proses penggerebekan diberitakan bahwa target sempat minta tolong (mungkin karena terdesak dan terluka). Menurut para pengamat teroris hal tersebut sangat tabu dilakukan oleh seorang teroris apalagi si Noordin adalah gembong teroris.

3. Beberapa gambar yang beredar di internet, memperlihatkan bahwa wajah korban sama sekali tidak mirip dengan wajah Noordin M Top. Tapi menurut saya si korban itu adalah salah satu anak buah Noordin yang sengaja dijadikan umpan untuk mengalihkan konsentrasi polisi.

4. Tempat yang dijadikan persembunyian tersebut pernah didatangi oleh wartawan (nih ada link videonya). Jadi kalo kasusnya seperti itu kemungkinan Noordin segera kabur untuk meninggalkan jejak.

Untuk itu mari kita tunggu hasil investigasi polisi (tes DNA) apakah korban tersebut memang benar Noordin M Top. Dan bagi wartawan dan stasiun TV peristiwa ini jangan dijadikan lahan persaingan untuk meningkatkan rate pemberitaan. Sekali lagi kita tunggu berita resmi dari kepolisian supaya kita tidak tambah bingung.