Tampilkan postingan dengan label kota negara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kota negara. Tampilkan semua postingan

02 September 2009

Selamat Pagi...

 
Selamat pagi semuanya...pagi ini bangun agak kesiangan. Soalnya kecapean kemarin habis nonton Parade Budaya Nusantara. Wah keren paradenya dan puas nontonnya walaupun nontonnya berdesak-desakan dan berdiri kira-kira 4 jam sampe kaki terasa pegal-pegal. Salut sama Bupati Winasa dan Pemkab Jembrana yang telah sukses menggelar Parade Budaya Nusantara ini setiap tahunnya dalam rangka memperingati ulang tahun Kota Negara.
Peserta Parade Nusantara berasal dari beberapa kabupaten di Indonesia yang mengirimkan kontingen keseniannya untuk dipentaskan antara lain peserta dari Kabupaten Sleman, Bantul, Banyuwangi, Sigi, Kupang, Probolinggo dan masih banyak yang lainnya. Tentunya diawali  dan diselingi dengan kesenian khas Jembrana dan Bali.
Parade Budaya Nusantara tahun 2009 ini juga dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia, Jero Wacik dan juga para Bupati se-Bali. 
Lho kok ngomongin tentang Parade Budaya Nusantara sih? kan topik tentang pagi? wha jadi ngelantur. Pokoknya pagi ini suasananya cerah dan bersahabat. Selamat pagi semua, Semangat!!

31 Agustus 2009

Parade Budaya Nusantara di Jembrana

Tahun 2009 ini dalam rangka memperingati HUT RI ke 64 dan HUT Kota Negara yang ke 114 Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menggelar Parade Budaya Nusantara (Nusantara Culture Parade) yang digelar tanggal 1 September besok. Parade Budaya ini rencananya akan diikuti oleh peserta dari Kabupaten di seluruh Indonesia. Bahkan ada juga peserta parade dari mancanegara semisal Jepang dan Korea.
Parade Budaya tahun ini tambah spesial karena rencananya akan disaksikan langsung oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik. Parade Budaya Nusantara dikemas dalam bentuk karnaval dan atraksi kesenian dengan rute dari lapangan umum Negara dan berakhir di depan Pura Jagatnatha. Parade Budaya kali ini mengambil thema “ Bhinneka Sandhi Adnyana “ (Keragaman Menuju Satu Tujuan).