Tampilkan postingan dengan label kompas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kompas. Tampilkan semua postingan

14 Agustus 2009

Mengenang Hans Christian Ørsted

[caption id="attachment_453" align="alignleft" width="112" caption="Ørsted"]Ørsted[/caption]

Anda pernah mendengar nama Hans Christian Ørsted atau mungkin Ørsted saja? Setidak-tidaknya pada waktu SMP kita pernah sedikit mengenal dan belajar tentang hasil temuannya.

Hans Christian Ørsted lahir pada 14 Agustus 1777 di Rudkøbing dan wafat pada 9 Maret 1851 di Kopenhagen. Ia adalah seorang ahli fisika dan kimia Denmark, yang dipengaruhi pemikiran Immanuel Kant.

hub listrik dan magnet
Pada tahun 1820 ia menemukan hubungan antara listrik dan magnetisme dalam eksperimen yang sangat sederhana. Ia menunjukkan bahwa kawat yang dialiri arus listrik dapat menolak jarum magnet kompas. Ørsted tidak menawarkan penjelasan yang memuaskan untuk fenomena ini. Ia pun tidak mencoba menghadirkan fenomena tersebut dalam kerangka matematis.

Ørsted bukanlah orang pertama yang menemukan bahwa listrik dan magnetisme itu berkaitan. Ia didahului delapan belas tahun sebelumnya oleh Gian Domenico Romagnosi, seorang cendekia hukum Italia. Catatan tentang penemuan Romagnosi diterbitkan pada 1802 di koran Italia, tetapi tak teperhatikan oleh masyarakat ilmiah.

Pada 1825 Ørsted memberi sumbangan penting bagi kimia dengan memproduksi aluminium untuk pertama kali. Unit magnetisme oersted dinamai menurut namanya.

sumber : www.google.com, http://id.wikipedia.org

21 Januari 2009

Tips Berpikir Jernih dan Kreatif

Dari sumber yang saya baca, ada beberapa tips untuk meningkatkan kinerja otak kita agar berpikir jernih dan kreatif. Tips tersebut adalah sebagai berikut :

1. WAKTU YANG TEPAT
Sebagian orang yang lebih tua merasa pagi hari adalah saat yang paling enak untuk berpikir. Sementara pada orang yang lebih muda, sore hari justru menjadi saat tepat untuk berkreasi. Coba cermati, kapan Anda merasa bisa berpikir lebih jernih, dan selesaikan pekerjaan yang butuh pemikiran di waktu-waktu tersebut.

2. TERUS BELAJAR
Belajar terbukti berdampak positif terhadap kreativitas. Coba Anda ingat, saat sekolah dulu tentu Anda bisa lebih cepat menjawab soal matematika ketimbang saat sekarang, bukan? Usia memang ikut berpengaruh, tetapi proses belajar, dalam bentuk apa saja, terbukti juga berpengaruh terhadap kinerja otak. Jadi, jangan malas untuk selalu mempelajari hal-hal baru.

3. TULISKAN SEMUA HAL
Dengan menulis, Anda akan selalu terpacu untuk membacanya, sehingga ingatan pun lama-lama akan menyimpannya dalam otak. Ingat, tinta yang paling jelek pasti jauh lebih awet ketimbang ingatan yang terkuat sekalipun.

4. SELALU PRAKTIKKAN
Peribahasa lama mengajarkan, pisau yang tak diasah pasti akan cepat tumpul. Begitu pula otak kita. Apa artinya punya keterampilan baru jika kita tak pernah mempraktikannya? Jadi, teruslah mencoba mempraktikkan kemampuan Anda, karena itu akan membuat otak mengorganisasikan diri untuk selalu bekerja.

5. PENTINGNYA KONSENTRASI
Apakah Anda sering lupa nama seseorang, padahal Anda baru saja berkenalan dengannya di suatu seminar? Atau, pernahkah Anda tak tahu apa isi sebuah buku, padahal Anda baru saja membacanya beberapa menit lalu? Persoalannya bukan memori Anda yang salah, melainkan Anda tidak berkonsentrasi. Jadi, cobalah berkonsentrasi untuk semua hal.

Semoga beberapa tips di atas bermanfaat.

Sumber : www.kompas.com

31 Desember 2008

Tahun Baru 2009 Terlambat 1 detik.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, awal tahun baru 2009 akan terlambat satu detik. Sejumlah ilmuwan yang selama ini peduli terhadap standardisasi waktu di seluruh dunia telah sepakat menambah satu detik di akhir tahun 2008.

Penambahan ini untuk memastikan dunia tetap tepat waktu. Rotasi Bumi sebagai standar 24 jam masih digunakan dalam penentuan waktu di jam. Padahal, rotasi Bumi dari waktu ke waktu mengalami keterlambatan. Pencairan es di kutub, aktivitas inti Bumi, gelombang laut, dan efek gravitasi Matahari dan Bulan membuat poros rotasi berubah-ubah dan mengalami perlambatan 2 milidetik setiap hari.

Sementara standar yang presisi kini digunakan berdasarkan perhitungan wakwa 1 detik setara dengan waktu yang dibutuhkan sebuah atom cesium untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali. Dengan standar tersebut, jam atom hanya terlambat satu detik dalam 200 juta tahun. Akibat perbedaan ini menyebabkan tampilan jam atom harus disesuaikan dengan jam berdasarkan rotasi Bumi.

Tambahan detik yang diatur lembaga standardisasi waktu dunia International Rotation and Reference Systems Service akan dilakukan secara resmi pada malam tahun baru di Greenwich, Inggris. Greenwich selama ini menjadi referensi jam di seluruh dunia dengan sebutan GMT (Greenwich Mean Time) atau Coordinated Universal Time (UTC).

Secara teknis, pada malam tahun baru akan ditambahkan hitungan 23.59.60 sebelum berubah menjadi 00.00.00 memasuki 1 Januari 2009. Sebanyak 200 jam atom yang tersebar di 50 laboratorium di seluruh dunia akan menyesuaikan dengan perubahan ini.

Detik tambahan yang sering disebut Leap Second ini bukan kali pertama dilakukan. Sejak standardisasi waktu dunia disepakati tahun 1972 telah dilakukan 24 kali.

Meski seolah tahun 2009 terlambat satu detik, sebenarnya justru maju beberapa milidetik. Sebab, saat ini jam atom terlambat 0,6 detik sehingga penambahan satu detik membuat waktu Bumi 0,4 detik lebih dulu. Maju atau mundur, perayaan tahun baru tetap saja yang paling ditunggu-tunggu.

sumber : www.kompas.com

16 Desember 2008

Benarkah Orgasme Dapat Merangsang Kontraksi Dini?

Bagi Anda yang sedang hamil tua, kadang merasa takut dan beranggapan bahwa kalau melakukan hubungan seksual dengan suami akan berbahaya terhadap si jabang bayi dan dapat mempercepat kontraksi (kontraksi dini) sehingga sering menolak dan enggan berhubungan seksual.

Oleh karena itu mulai sekarang Anda tidak usah takut akan hal-hal di atas karena menurut penelitian dan dari jurnal ilmiah yang terpercaya, hubungan seksual pada masa hamil tua tidak berbahaya terhadap janin.

Artikel lengkapnya ada disini dan selamat membaca.