Tampilkan postingan dengan label Lainnya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lainnya. Tampilkan semua postingan

14 Agustus 2009

Mengenang Hans Christian Ørsted

[caption id="attachment_453" align="alignleft" width="112" caption="Ørsted"]Ørsted[/caption]

Anda pernah mendengar nama Hans Christian Ørsted atau mungkin Ørsted saja? Setidak-tidaknya pada waktu SMP kita pernah sedikit mengenal dan belajar tentang hasil temuannya.

Hans Christian Ørsted lahir pada 14 Agustus 1777 di Rudkøbing dan wafat pada 9 Maret 1851 di Kopenhagen. Ia adalah seorang ahli fisika dan kimia Denmark, yang dipengaruhi pemikiran Immanuel Kant.

hub listrik dan magnet
Pada tahun 1820 ia menemukan hubungan antara listrik dan magnetisme dalam eksperimen yang sangat sederhana. Ia menunjukkan bahwa kawat yang dialiri arus listrik dapat menolak jarum magnet kompas. Ørsted tidak menawarkan penjelasan yang memuaskan untuk fenomena ini. Ia pun tidak mencoba menghadirkan fenomena tersebut dalam kerangka matematis.

Ørsted bukanlah orang pertama yang menemukan bahwa listrik dan magnetisme itu berkaitan. Ia didahului delapan belas tahun sebelumnya oleh Gian Domenico Romagnosi, seorang cendekia hukum Italia. Catatan tentang penemuan Romagnosi diterbitkan pada 1802 di koran Italia, tetapi tak teperhatikan oleh masyarakat ilmiah.

Pada 1825 Ørsted memberi sumbangan penting bagi kimia dengan memproduksi aluminium untuk pertama kali. Unit magnetisme oersted dinamai menurut namanya.

sumber : www.google.com, http://id.wikipedia.org

10 Agustus 2009

Mitos Seputar Kehamilan

hamil

Mitos atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang tokohnya para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Mitos pada umumnya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, dunia, bentuk khas binatang, bentuk topografi, petualangan para dewa, kisah percintaan mereka dan sebagainya.

Mitos itu sendiri, ada yang berasal dari indonesia dan ada juga yang berasal dari luar negeri. Mitos yang berasal dari luar negeri pada umumnya telah mengalami perubahan dan pengolahan lebih lanjut, sehingga tidak terasa asing lagi yang disebabkan oleh proses adaptasi karena perubahan zaman.

Menurut Moens-Zoeb, orang jawa bukan saja telah mengambil mitos-mitos dari India, melainkan juga telah mengadopsi dewa-dewa Hindu sebagai dewa Jawa. Bahkan orang Jawa pun percaya bahwa mitos-mitos tersebut terjadi di Jawa. Di Jawa Timur misalnya, Gunung Semeru dianggap oleh orang Hindu Jawa dan Bali sebagai gunung suci Mahameru atau sedikitnya sebagai Puncak Mahameru yang dipindahkan dari India ke Pulau Jawa.

Mitos di Indonesia biasanya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, terjadinya susunan para dewa, terjadinya manusia pertama, dunia dewata, dan terjadinya makanan pokok. Mengenai mite terjadinya padi, dikenal adanya Dewi Sri yang dianggap sebagai dewi padi orang Jawa. Menurut versi Jawa Timur, Dewi Sri adalah putri raja Purwacarita. Ia mempunyai seorang saudara laki-laki yang bernama Sadana. Pada suatu hari selagi tidur, Sri dan Sadana disihir oleh ibu tirinya dan Sadana diubah menjadi seekor burung layang-layang sedangkan Sri diubah menjadi ular sawah.

Mitologi tentang tokoh-tokoh rakyat di seluruh dunia, seperti cerita Oedipus, Theseus, Romulus, dan Nyikang mengandung unsur-unsur seperti, ibunya seorang perawan;ayahnya seorang raja;terjadi proses perkawinan yang tidak wajar dan lain-lain.

Berikut ini sejumlah mitos seputar kehamilan. Kendati tak jelas asal-usulnya, tetap saja banyak orang yang percaya segala mitos ini. Nah, percaya atau tidak, itu sepenuhnya hak Anda.

1.  Perubahan Fisik Ibu Hamil

  • Bila ibu hamil lebih suka berbaring di sisi kiri, nantinya ia akan menimang bayi laki-laki. Sedangkan bila lebih sering berbaring miring ke kanan, besar kemungkinan bayinya perempuan.

  • Bila mengalami mual muntah hebat di saat hamil, berarti bayinya perempuan. Sedangkan bila tidak, pasti bayinya laki-laki.

  • Bila kulit tangan terasa kering, berarti bayinya laki-laki. Sedangkan bila kulitnya berubah jadi lembut, bayi yang dilahirkan pasti perempuan.

  • Bila ngidam jeruk, bayi yang dilahirkan pasti perempuan.

  • Bila kulit tubuhnya pecah-pecah, berarti akan memiliki bayi perempuan.

  • Bila senantiasa merasa bersyukur selama kehamilan, berarti akan memiliki momongan perempuan.

  • Sebaliknya, bila selalu gugup dan cemas, berarti bayi laki-laki yang akan lahir.

  • Bila wajah ibu hamil terlihat tampak lebih berisi, berarti bayinya perempuan.

  • Tergila-gila pada makanan yang asin-asin ? Bersiap-siaplah mendapatkan bayi laki-laki. Ngidam makanan yang manis-manis ? Berarti bayi yang dilahirkan adalah perempuan.

  • Bila payudara sebelah kanan lebih besar dari payudara kiri, itu artinya akan dikaruniai bayi perempuan. Sebaliknya, bila payudara kiri yang lebih besar, berarti bayinya nanti laki-laki.

  • Jika semasa hamil ibu rajin merawat tubuh, berarti bayinya perempuan. Nah, kalau si ibu rembes, bayinya laki-laki.


2.  Bentuk Perut Ibu Hamil

  • Bila posisi bayi terlihat di bawah, kemungkinan besar bayinya laki-laki. Namun, bila perut kelihatan tinggi, bisa jadi bayi perempuanlah yang akan lahir.

  • Bila perut terlihat lebih menonjol ke depan, berarti bayinya laki-laki. Sedangkan bila besar perutnya merata, pasti perempuan.


sumber : http://justnurman.wordpress.com

09 Agustus 2009

Mekepung, Balapan Kerbau Khas Jembrana

mekepung

Anda pernah mendengar istilah 'Mekepung'? Mungkin Anda yang pernah berkunjung ke Bali terutama Kabupaten Jembrana pasti pernah mendengarnya. Mekepung merupakan suatu seni traditional khas daerah Jembrana, berlokasi di daerah Bali bagian barat (kurang lebih berjarak 100 kilometer dari Denpasar) atau 2,5 jam perjalanan dengan kendaraan.

Mekepung ini adalah atraksi yang sangat unik, yaitu perlombaan balapan kerbau yang ditarik oleh kereta (cikar) dan ditunggangi oleh seorang joki. Sepasang kerbau tersebut yang dikenal dengan istilah pepadu dihiasi dengan hiasan kepala yang sangat menarik dengan warna keemasan yang disebut dengan rumbing. Lintasan balapannya berupa jalan tanah atau berpasir yang biasanya berada di tengah persawahan atau di dekat pantai. Panjang lintasan yang dilalui sekitar 4 Km (pulang - pergi). Start balapannya disebut dengan acal-acal.

Lomba mekepung ini adalah lomba bergrup, dimana peserta terbagi atas Grup Barat dan Grup Timur. Sebagai pembatas antara grup Barat dan Timur adalah sebuah sungai yang melintang ditengah - tengah kota Negara yang bernama Sungai Ijo Gading, sehingga disebut dengan grup Ijo Gading Barat dan Ijo Gading Timur. Identitas peserta kedua grup tersebut juga berbeda. Untuk grup Ijo Gading Barat sang joki mengenakan baju dan bendera hijau serta cikar berwarna kuning. Sedangkan grup Ijo Gading Timur sang joki mengenakan baju dan bendera berwarna merah serta cikar berwarna biru. Jumlah anggota tiap grup tidak sama tergantung banyak tidaknya anggota dari masing-masing grup tersebut yang  mempunyai pepadu.

Sistem penilaian Mekepung juga unik, dimana dari dua pasang kerbau yang berlomba, apabila pasangan pertama meninggalkan lawannya dengan jarak yang cukup jauh (kurang lebih 5 meter) maka dia akan jadi pemenang, tetapi jika pasangan kedua mampu mendekati lawannya, dalam artian posisinya sangat dekat dengan lawan, maka pasangan yang kedualah yang akan jadi pemenangnya.

Atraksi mekepung ini biasanya diadakan setelah musim panen padi selesai atau musim kemarau sekitar bulan Juni/Juli  dan biasanya terdiri dari kurang lebih 8 kali perlombaan setiap tahunnya yaitu 4 kali diadakan di daerah grup Ijo Gading Barat dan 4 kali di daerah grup Ijo Gading Timur. Setiap tahunnya selalu disediakan dua piala yang harus diperebutkan yaitu piala Bupati Cup dan Gubernur Cup. Dan dalam setiap perlombaan Mekepung biasanya diiringi dengan musik Jegog yang juga merupakan kesenian khas Jembrana untuk menambah serunya perlombaan.

Anda tertarik dengan atraksi Mekepung? Silahkan datang dan saksikan sendiri ke Jembrana.

Please Come To Jembrana!

24 Juli 2009

Children Day

Tanggal 23 Juli tiap tahun diperingati sebagai hari anak sedunia. Kita diingatkan kembali bahwa anak-anak adalah bagian dari komunitas dunia yang mempunyai hak dan peran walau dimanapun dia berada.

Anak adalah masa depan. Mempersiapkan anak-anak untuk mencapai potensi terbaiknya berarti mempersiapkan masa depan bangsa ini dengan lebih baik. Hal paling sederhana yang dapat kita lakukan adalah menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak mencapai potensi terbaiknya.

Anak-anak adalah harta, sehingga dia perlu dijaga agar tidak rusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Anak jangan dijadikan sebagai obyek untuk mencari uang terutama oleh orang dewasa. Maka mulai hari ini dengan peringatan hari anak sedunia, STOP KEKERASAN PADA ANAK!!

SELAMAT HARI ANAK SEDUNIA. HAPPY CHILDREN DAY

17 April 2009

Legowo Menerima Kekalahan

Fenomena caleg stress dan ketidaksiapan mental untuk menerima kekalahan saat ini sudah terjadi dimana-mana. Ada yang menjadi gila, mengurung diri di kamar, mengomel-ngomel sendiri sampai ada yang menagih kembali bantuan yang sudah diberikan sebelum pencontrengan dikarenakan suara yang didapat si caleg tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Antisipasi fenomena caleg stress pasca pemilu sudah ada. Salah satunya adalah pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) sudah mempersiapkan beberapa kamar untuk si caleg stess tersebut. Bahkan ada yang menyiapkan kamar VIP. Menurut saya sih itu terlalu berlebihan (menyiapkan kamar VIP). Kenapa? Secara sederhana saja berpikir, darimana uang untuk membayar kamar VIP yang mahal sedangkan saat ini si caleg yang kalah tersebut stress karena harus membayar hutang yang menumpuk disana-sini. Di sisi yang lain para dokter ahli jantung juga akan kebanjiran pasien.

Menurut hemat saya, kenapa harus stress kalau memang tidak dipercayai rakyat? ya kita harus legowo, mungkin perjuangan kali ini belum berhasil masih ada pemilu 5 tahun lagi, siapa tahu pada saat itu kita sudah dipercaya rakyat untuk mewakili mereka. Dengan catatan, sebelumnya kita menunjukkan bukti nyata pengabdian dan pengorbanan kita kepada masyarakat. Tidak hanya memberi bantuan atau berbaik hati secara tiba-tiba menjelang pemilu. Tindakan instan itu tidak akan berhasil karena sebagian besar masyarakat kita sudah pintar menentukan pilihannya.

Jadi, bagi para caleg yang gagal berbesar hatilah atau legowo menerima kekalahan Anda.

30 Maret 2009

Selamat Hari Raya Galungan, Nyepi Caka 1931 dan Kuningan

Om Swastyastu,

Bagi umat Hindu, saya pribadi beserta keluarga mengucapkan selamat merayakan hari Raya Galungan, Nyepi Caka 1931 dan Kuningan. Semoga Dharma selalu menuntun kita dalam mengarungi kehidupan.

Om Canti, Canti, Canti Om

22 Januari 2009

Mohon Doa Restu

Buat para penghuni dunia maya dan pembaca blog ini, kami berdua beserta keluarga yang berbahagia mohon doa restu yang tulus untuk acara pernikahan kami nanti. Berikut undangannya (mohon maaf undangannya sederhana)

[caption id="attachment_267" align="alignnone" width="459" caption="undangan pernikahan"]undangan pernikahan[/caption]

Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan bahagia

Salam bahagia dari kami...

D'Sudi & Yunny

21 Januari 2009

Pernikahan Adat Bali

Umat Hindu mempunyai tujuan hidup yang disebut Catur Purusa Artha yaitu Dharma, Artha, Kama dan Moksa. Hal ini tidak bisa diwujudkan sekaligus tetapi secara bertahap.







Tahapan untuk mewujudkan empat tujuan hidup itu disebut dengan Catur Asrama. Pada tahap Brahmacari asrama tujuan hidup diprioritaskan untuk mendapatkan Dharma. Grhasta Asrama memprioritaskan mewujudkan artha dan kama. Sedangkan pada Wanaprasta Asrama dan Sanyasa Asrama tujuan hidup diprioritaskan untuk mencapai moksa.

Perkawinan atau wiwaha adalah suatu upaya untuk mewujudkan tujuan hidup Grhasta Asrama. Tugas pokok dari Grhasta Asrama menurut lontar Agastya Parwa adalah mewujudkan suatu kehidupan yang disebut "Yatha sakti Kayika Dharma" yang artinya dengan kemampuan sendiri melaksanakan Dharma. Jadi seorang Grhasta harus benar-benar mampu mandiri mewujudkan Dharma dalam kehidupan ini. Kemandirian dan profesionalisme inilah yang harus benar-benar disiapkan oleh seorang Hindu yang ingin menempuh jenjang perkawinan.

Dalam perkawinan ada dua tujuan hidup yang harus dapat diselesaikan dengan tuntas yaitu mewujudkan artha dan kama yang berdasarkan Dharma.

Pada tahap persiapan, seseorang yang akan memasuki jenjang perkawinan amat membutuhkan bimbingan, khususnya agar dapat melakukannya dengan sukses atau memperkecil rintangan-rintangan yang mungkin timbul. Bimbingan tersebut akan amat baik kalau diberikan oleh seorang yang ahli dalam bidang agama Hindu, terutama mengenai tugas dan kewajiban seorang grhastha, untuk bisa mandiri di dalam mewujudkan tujuan hidup mendapatkan artha dan kama berdasarkan Dharma.















Menyucikan Diri
Perkawinan pada hakikatnya adalah suatu yadnya guna memberikan kesempatan kepada leluhur untuk menjelma kembali dalam rangka memperbaiki karmanya. Dalam kitab suci Sarasamuscaya sloka 2 disebutkan "Ri sakwehning sarwa bhuta, iking janma wang juga wenang gumaweakenikang subha asubha karma, kunang panentasakena ring subha karma juga ikang asubha karma pahalaning dadi wang" artinya: dari demikian banyaknya semua mahluk yang hidup, yang dilahirkan sebagai manusia itu saja yang dapat berbuat baik atau buruk. Adapun untuk peleburan perbuatan buruk ke dalam perbuatan yang baik, itu adalah manfaat jadi manusia.

Berkait dengan sloka di tas, karma hanya dengan menjelma sebagai manusia, karma dapat diperbaiki menuju subha karma secara sempurna. Melahirkan anak melalui perkawinan dan memeliharanya dengan penuh kasih sayang sesungguhnya suatu yadnya kepada leluhur. Lebih-lebih lagi kalau anak itu dapat dipelihara dan dididik menjadi manusia suputra, akan merupakan suatu perbuatan melebihi seratus yadnya, demikian disebutkan dalam Slokantara.

Perkawinan umat Hindu merupakan suatu yang suci dan sakral, oleh sebab itu pada jaman Weda, perkawinan ditentukan oleh seorang Resi, yang mampu melihat secara jelas, melebihi penglihatan rohani, pasangan yang akan dikawinkan. Dengan pandangan seorang Resi ahli atau Brahmana Sista, cocok atau tidak cocoknya suatu pasangan pengantin akan dapat dilihat dengan jelas.

Pasangan yang tidak cocok (secara rohani) dianjurkan untuk membatalkan rencana perkawinannya, karena dapat dipastikan akan berakibat fatal bagi kedua mempelai bersangkutan. Setelah jaman Dharma Sastra, pasangan pengantin tidak lagi dipertemukan oleh Resi, namun oleh raja atau orang tua mempelai, dengan mempertimbangkan duniawi, seperti menjaga martabat keluarga, pertimbangan kekayaan, kecantikan, kegantengan dan lain-lain. Saat inilah mulai merosotnya nilai-nilai rohani sebagai dasar pertimbangan.

Pada jaman modern dan era globalisasi seperti sekarang ini, peran orang tua barangkali sudah tidak begitu dominan dalam menentukan jodoh putra-putranya. Anak-anak muda sekarang ini lebih banyak menentukan jodohnya sendiri. Penentuan jodoh oleh diri sendiri itu amat tergantuang pada kadar kemampuan mereka yang melakukan perkawinan. Tapi nampaknya lebih banyak ditentukan oleh pertimbangan duniawi, seperti kecantikan fisik, derajat keluarga dan ukuran sosial ekonomi dan bukan derajat rohani.









Makna dan Lambang
UU Perkawinan no 1 th 1974, sahnya suatu perkawinan adalah sesuai hukum agama masing-masing. Jadi bagi umat Hindu, melalui proses upacara agama yang disebut "Mekala-kalaan" (natab banten), biasanya dipuput oleh seorang pinandita. Upacara ini dilaksanakan di halaman rumah (tengah natah) karena merupakan titik sentral kekuatan "Kala Bhucari" sebagai penguasa wilayah madyaning mandala perumahan. Makala-kalaan berasal dari kata "kala" yang berarti energi. Kala merupakan manifestasi kekuatan kama yang memiliki mutu keraksasaan (asuri sampad), sehingga dapat memberi pengaruh kepada pasangan pengantin yang biasa disebut dalam "sebel kandel".

Dengan upacara mekala-kalaan sebagai sarana penetralisir (nyomia) kekuatan kala yang bersifat negatif agar menjadi kala hita atau untuk merubah menjadi mutu kedewataan (Daiwi Sampad). Jadi dengan mohon panugrahan dari Sang Hyang Kala Bhucari, nyomia Sang Hyang Kala Nareswari menjadi Sang Hyang Semara Jaya dan Sang Hyang Semara Ratih.

Jadi makna upacara mekala-kalaan sebagai pengesahan perkawinan kedua mempelai melalui proses penyucian, sekaligus menyucikan benih yang dikandung kedua mempelai, berupa sukla (spermatozoa) dari pengantin laki dan wanita (ovum) dari pengantin wanita.









Peralatan Upacara Mekala-kalaan


  1. Sanggah Surya
    Di sebelah kanan digantungkan biyu lalung dan di sebelah kiri sanggah digantungkan sebuah kulkul berisi berem. Sanggah Surya merupakan niyasa (simbol) stana Sang Hyang Widhi Wasa, dalam hal ini merupakan stananya Dewa Surya dan Sang Hyang Semara Jaya dan Sang Hyang Semara Ratih.Biyu lalung adalah simbol kekuatan purusa dari Sang Hyang Widhi dan Sang Hyang Purusa ini bermanifestasi sebagai Sang Hyang Semara Jaya, sebagai dewa kebajikan, ketampanan, kebijaksanaan simbol pengantin pria.

    Kulkul berisi berem simbol kekuatan prakertinya Sang Hyang Widhi dan bermanifestasi sebagai Sang Hyang Semara Ratih, dewa kecantikan serta kebijaksanaan simbol pengantin wanita.

  2. Kelabang Kala Nareswari (Kala Badeg)
    Simbol calon pengantin, yang diletakkan sebagai alas upakara mekala-kalaan serta diduduki oleh kedua calon pengantin.

  3. Tikeh Dadakan (tikar kecil)
    Tikeh dadakan diduduki oleh pengantin wanita sebagai simbol selaput dara (hymen) dari wanita. Kalau dipandang dari sudut spiritual, tikeh dadakan adalah sebagai simbol kekuatan Sang Hyang Prakerti (kekuatan yoni).

  4. Keris
    Keris sebagai kekuatan Sang Hyang Purusa (kekuatan lingga) calon pengantin pria. Biasanya nyungklit keris, dipandang dari sisi spritualnya sebagai lambang kepurusan dari pengantin pria.

  5. Benang Putih
    Dalam mekala-kalaan dibuatkan benang putih sepanjang setengah meter, terdiri dari 12 bilahan benang menjadi satu, serta pada kedua ujung benang masing-masing dikaitkan pada cabang pohon dapdap setinggi 30 cm.Angka 12 berarti simbol dari sebel 12 hari, yang diambil dari cerita dihukumnya Pandawa oleh Kurawa selama 12 tahun. Dengan upacara mekala-kalaan otomatis sebel pengantin yang disebut sebel kandalan menjadi sirna dengan upacara penyucian tersebut.

    Dari segi spiritual benang ini sebagai simbol dari lapisan kehidupan, berarti sang pengantin telah siap untuk meningkatkan alam kehidupannya dari Brahmacari Asrama menuju alam Grhasta Asrama.

  6. Tegen - tegenan
    Makna tegen-tegenan merupakan simbol dari pengambil alihan tanggung jawab sekala dan niskala.
    Perangkat tegen-tegenan :
    - batang tebu berarti hidup pengantin artinya bisa hidup bertahap seperti hal tebu ruas demi ruas, secara manis.
    - Cangkul sebagai simbol Ardha Candra. Cangkul sebagai alat bekerja, berkarma berdasarkan Dharma
    - Periuk simbol windhu
    - Buah kelapa simbol brahman (Sang Hyang Widhi)
    - Seekor yuyu simbol bahasa isyarat memohon keturunan dan kerahayuan.

  7. Suwun-suwunan (sarana jinjingan)
    Berupa bakul yang dijinjing mempelai wanita, yang berisi talas, kunir, beras dan bumbu-bumbuan melambangkan tugas wanita atau istri mengmbangkan benih yang diberikan suami, diharapkan seperti pohon kunir dan talas berasal dari bibit yang kecil berkembang menjadi besar.

  8. Dagang-dagangan
    Melambangkan kesepakatan dari suami istri untuk membangun rumah tangga dan siap menanggung segala Resiko yang timbul akibat perkawinan tersebut seperti kesepakatan antar penjual dan pembeli dalam transaksi dagang.

  9. Sapu lidi (3 lebih)
    Simbol Tri Kaya Parisudha. Pengantin pria dan wanita saling mencermati satu sama lain, isyarat saling memperingatkan serta saling memacu agar selalu ingat dengan kewajiban melaksanakan Tri Rna, berdasarkan ucapan baik, prilaku yang baik dan pikiran yang baik, disamping itu memperingatkan agar tabah menghadapi cobaan dan kehidupan rumah tangga.

  10. Sambuk Kupakan (serabut kelapa)
    Serabut kelapa dibelah tiga, di dalamnya diisi sebutir telor bebek, kemudian dicakup kembali di luarnya diikat dengan benang berwarna tiga (tri datu). Serabut kelapa berbelah tiga simbol dari Triguna (satwam, rajas, tamas). Benang Tridatu simbol dari Tri Murti (Brahma, Wisnu, Siwa) mengisyaratkan kesucian.Telor bebek simbol manik. Mempelai saling tendang serabut kelapa (metanjung sambuk) sebanyak tiga kali, setelah itu secara simbolis diduduki oleh pengantin wanita. Apabila mengalami perselisihan agar bisa saling mengalah, serta secara cepat di masing-masing individu menyadari langsung. Selalu ingat dengan penyucian diri, agar kekuatan triguna dapat terkendali. Selesai upacara serabut kalapa ini diletakkan di bawah tempat tidur mempelai.

  11. Tetimpug
    Bambu tiga batang yang dibakar dengan api dayuh yang bertujuan memohon penyupatan dari Sang Hyang Brahma.



Setelah upacara mekala-kalaan selesai dilanjutkan dengan cara membersihkan diri (mandi) hal itu disebut dengan "angelus wimoha" yang berarti melaksanakan perubahan nyomia kekuatan asuri sampad menjadi daiwi sampad atau nyomia bhuta kala Nareswari agar menjadi Sang Hyang Semara Jaya dan Sang Hyang Semara Ratih agar harapan dari perkawinan ini bisa lahir anak yang suputra.

Setelah mandi pengantin dihias busana agung karena akan natab di bale yang berarti bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selanjutnya pada hari baik yang selanjutnya akan dilaksanakan upacara Widhi Widana (aturan serta bersyukur kepada Hyang Widhi). Terakhir diadakan upacara pepamitan ke rumah mempelai wanita.

sumber : www.undanganku.info

08 Januari 2009

Scientology dan Selebritis Penganutnya

KapanLagi.com - Belakangan ini Scientology makin akrab di telinga kita, meskipun sebagian besar orang mengetahui ajaran Scientology tersebut lebih karena sesuatu yang berhubungan dengan seleb penganutnya. Sebut saja aktor Hollywood Tom Cruise, adalah salah satu penganut fanatik Scientology. Bisa dibilang bintang TON GUN ini menjadi penganut taat Scientology yang ikut andil mengenalkan Scientology di dunia.

Namun apakah Scientology itu sendiri? Scientology adalah salah satu gerakan yang bergerak bukan saja sebagai salah satu aliran agama namun juga menyatakan diri sebagai gerakan pengembangan diri. Sebagai agama disebut sebagai 'Church of Scientology' dan banyak didirikan di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Sekalipun disebut sebagai 'Church' namun Scientology berbeda dengan 'Gereja yang berpusat pada Kristus', Scientology memusatkan diri pada 'diri sendiri' sebagai falsafah yang oleh pelopornya L. Ron Hubbard disebut sebagai "herald of a New Age" (gerakan zaman baru).

Sekalipun menyebut gerakan ini sebagai 'Church', gerakan ini tidak ada hubungannya dengan kekristenan melainkan memiliki akar agama-agama mistik bahkan okultisme, bisa dibilang Scietology berpatokan pada agama-agama mistik Timur yang mengajarkan bahwa pada dasarnya manusia adalah baik, dan penyebab segala masalah yang dihadapinya terletak pada kehidupan dimasa reinkarnasi sebelumnya.

Gereja Sceintology mempraktekkan praktek-praktek okultis seperti perjalanan astral, pengalaman OBE (out of the body experience), dan kepercayaan bahwa seseorang dapat menemukan pengalaman hidupnya dimasa inkarnasi sebelumnya.

Scientology menyebutkan ras spiritual manusia yang tertinggi adalah Thetan, dimana Operating Thetan (OT) adalah seseorang yang mengalami pencerahan dan menyerupai Allah (god-like). Scientology juga bisa menolong seseorang mengatasi masalah masa lalu dan sekarang agar roh "god-like Thetan" dalam dirinya dapat menyatakan diri.

Gereja Scientology lebih memusatkan diri pada pengembangan diri sendiri dan penciptaan planet yang digambarkan sebagai bebas dari semua masalah lingkungan, perang, minuman keras dan kejahatan, asalkan orang-orang mau menarik manfaat dari ajaran Scientology. Dalam pandangannya hidup adalah sekedar game, sebuah permainan dimana setiap orang dapat menang.

'DIANETICS adalah salah buku penuntun paling terkenal yang dikembangkan Hubbard dan menjadi panduan beberapa penganutnya, tak terkecuali aktor SATURDAY NIGHT FEVER, John Travolta. Meskipun ajaran ini menjadi kontroversi, namun beberapa selebriti memilihnya sebagai penuntun hidupnya, seperti John Travilta dan istrinya Kelly Preston, Leah Remini dan Jenna Elfman.

Cruise: Berkembang Bersama Ajaran Scientology

Aktor papan atas Hollywood Tom Cruise mengatakan bahwa selama ini ia masih terus berusaha mengembangkan diri serta belajar mengatasi berbagai kesulitan hidupnya melalui ajaran gereja Scientology.

"Ketika saya berusia tujuh tahun, saya mengidap dikslesia (kesulitan membaca huruf). Saya berusaha konsentrasi pada apa yang saya baca, kemudian saya mencapai akhir halaman dan tak mengingat apapun yang telah saya baca. Saya menjadi hampa, merasa resah, gugup, bosan, frustrasi, bodoh," ujar mantan suami Nicole Kidman ini.

Aktor yang terlahir dengan nama Thomas Cruise Mapother IV ini mulai bergabung dengan Gereja Scientology saat menikah dengan istri pertamanya Mimi Rogers. Dan mulai menekuni ajaran Study Technology yang dikembangkan sejak tahun 1960-an ini lebih dalam setelah film TOP GUN dirilis tahun 1986.

"Sejak itulah saya menyadari bahwa saya bisa mempelajari apapun yang ingin saya pelajari," tambah Cruise yang merasa bersyukur Scientology telah memberinya kedamaian.

Untuk menunjukkan keseriusannya pada Scientology, kekasih Katie Holmes ini menjadi salah satu anggota dewan pendiri yayasan nirlaba Hollywood Education and Literacy Project, yang menggunakan teknik ajaran Hubbard dalam suasana sekuler.

"Saya tak ingin orang lain mengalami apa yang saya alami," katanya, "Saya ingin anak-anak mampu membaca, menulis, mengerti apa yang dikatakan orang lain pada mereka, mampu mengatasi masalah kehidupan," tambahnya.

Namun ajaran Scientologi ini tak selamanya membuat Cruise mengatasi masalahnya, pasalnya saat pengambilan syuting MISSION: IMPOSIBLE 3, sejumlah kota, seperti Paris tidak mengijinkan Cruise melakukan pengambilan gambar hanya gara-gara Cruise penganut ajaran scientologi.

Seperti kebanyakan pemerintah di Eropa, pemerintah Perancis juga menganggap ajaran Scientology yang didirikan pada tahun 1954 di AS oleh penulis L. Ron Hubbard sebagai sebuah pemujaan yang sangat berbahaya.

Selain masalah job, Cruise menghadapi masalah yang sama untuk hubungan cintanya. Usai berpisah dari Nicole Kidman, Cruise memang menjalin cinta dengan Katie Holmes, yang usianya terpaut sekitar 20 tahun lebih muda.

Selain ketahuan hamil diluar nikah, ayah Katie Martin Holmes juga kecewa dan marah dengan Cruise yang dinilainya bukan orang yang baik, ditambah lagi Cruise adalah penganut Scientology.

Seperti diketahui Martin yang memang seorang penganut Katolik taat khawatir putrinya akan pindah ke Scientology. Bahkan seorang kerabat dekat Katie khawatir bintang DWASON'S CREEK ini akan dikontrol oleh para penganut Scientology.

Travolta: Scientologi Membantuku Menjalani Hidup

John Travolta satu dari aktor yang menganut ajaran Scientologi. John mengenal Scientologi tanpa sengaja, saat itu tahun 1975, dimana John tengah menyelesaikan film pertamanya DURANGO di Mexico. Seorang aktris menawarinya sebuah buku Dianetics, dan beberapa wejangan dan inti ajaran Scientologi.

Saat aku kembali ke Amerika apa yang dikatakan lawan mainnku membekas di benakku dan aku mulai mempelajari Scientologi. Sejak aku menekuni ajaran Scientologi karir filmku mulai menanjak, diawali saat aku membintangi karakter utama di serial TV WELCOME BACK KOTTER, dan sejak itu aku kebanjiran tawaran main film. Scientologi membantuku meraih sukses selama 17 tahun karir filmku.

Ajaran L. Ron Hubbard membuat hidupku lebih mantap, aku memiliki keluarga yang hebat. Sebagai seorang penganut Scientologi menghadapi masalah bukan hal yang membuatku terbebani, aku bisa menyelesaikan masalahku dengan baik. Setelah semua yang aku lalui, aku sangat bersyukur menjadi seorang Scientologist.

Leah Remini Kembali 'Normal'

Aktris yang dikenal dengan perannya sebagai Lara Campbell dalam OLD SCHOOL ini mengaku sangat terbantu dengan ajaran Scientologi yang dianutnya. sejak menjadi penganut Scientologi dia berubah menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan tidak mudah kalut saat menghadapi masalah.

"Scientologi membuatku menjadi "normal," meskipun aku sadar banyak kontroversi dibalik ajaran Scientologi, ujar artis kelahiran Brooklyn, New York, USA, 36 tahun silam.

Jenna Elfman: Hidup lebih teratur

Artis yang melejit lewat serial TV DHARMA & GREG ini mengenal ajaran Scientologi dar suaminya yang memang seorang penganut Scientologi selama bertahun-tahun. Suaminya selalu berbicara tentang Scientologi, dan memberinya sebuah buku cukup tebal yang mengupas habis ajaran L. Ron Hubbard, sayang artis kelahiran Los Angeles, California, USA ini malas untuk membacanya lebih jauh.

Sampai suatu hari Jenna merasa kalut dengan kesibukan syuting yang seabrek membuatnya tak bisa mengatur jadwal secara profesional. Dia sering kali terlambat dan tak jarang even dan acara menajdi berantakan. Hari-hari yang dilaluinya semakin berantakan, dan dibalik kekalutannya Jenna menemukan kedamainan dengan bersama Scientologi, Jenna kembali bisa menata harinya dan membuat nya lebih bersemangat.

Tom Cruise, John Travolta, Leah Remini dan Jenna Elfman beberapa artis yang menemukan pencerahan bersama Scientologi, meskipun dimata banyak orang ajaran ini sangat kontroversial.

(scientologykill/rit)

Mitos Tentang Merokok

Merokok merupakan masalah klasik yang sudah lama menghiasi kehidupan manusia. Meski rata-rata perokok sudah mengetahui bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit jantung, impotensi, kanker dan lain-lain -seperti yang tertulis pada setiap akhir iklan rokok (walaupun hanya sesaat), namun kenyataannya orang masih saja merokok. Ironisnya, akibat yang ditimbulkan bukan hanya bagi mereka yang menghisapnya, perokok pasif juga harus menanggung beban ini. Ada banyak alasan yang digunakan perokok ketika disarankan untuk berhenti. Dan alasan-alasan tersebut kini menjadi mitos yang harus dipatahkan! Nah, berikut adalah mitos-mitos seputar rokok:

Mitos 1: Dengan merokok saya terlihat macho/sexy
Tepatnya, pabrik rokok mengharapkan anda berpikir seperti itu. Mungkin awalnya memang iya, tapi tunggu saja. Merokok dapat menimbulkan kulit keriput dan gigi kuning. Merokok juga berkontribusi pada osteoporosis atau pengeroposan tulang. Kalau sudah begitu, tubuh tidak lagi tegap. Dan yang lebih penting, merokok dapat menyebabkan impotensi. Apa itu yang namanya macho/sexy?

Mitos 2: Berhenti merokok bisa membuat saya gemuk
Bertambanya berat badan banyak dialami orang yang mencoba berhenti merokok. Hal ini terjadi karena kebiasaan menghisap rokok kini berganti dengan makan. Namun dengan merencanakan diit gizi yang sehat dan meningkatkan aktivitas akan membantu kita memecahkan masalah ini. Bahkan, dengan olahraga, tidak hanya masalah berat badan saja yang dapat diatasi, namun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan.

Mitos 3: Saya akan berhenti ketika saya hamil
Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok karena merokok adalah penyebab mayor dari infertilitas. Wanita yang merokok memiliki resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilan yang meningkat.

Mitos 4: Merokok tidak melukai orang lain selain diri sendiri
Salah! Bila merokok di sekitar orang lain, anda telah menyakit mereka terutama yang memiliki asma, penyakit jantung, alergi atau anak-anak. Perokok pasif juga mempunyai resiko yang meningkat seperti pada perokok aktif.

Mitos 5: Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi
Hampir semua perokok aktif mulai merokok ketika masih muda. Dan kebanyakan dari mereka berharap dapat berhenti beberapa tahun kemudian. Namun kebanyakan masih merokok setelah lima tahun ke depan.

Mitos 6: Hanya satu rokok sehari kok
Merokok tidaklah aman sekalipun hanya 1 rokok dalam sehari. Setiap rokok mengandung sekitar 1 sampai 2 miligram nikotin yang dapat mencapai otak setelah 10 detik dihirup. Segera setelah tiupan pertama adrenalin akan sibuk meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan nafas anda.

Mitos 7: Rokok saya “light”, jadi ya ga masalah
Munurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, rokok “light” memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, termasuk lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon monoxide, arsenic dan polonium 210.

Mitos 8: Kanker Payudara adalah kanker pembunuh nomor 1 pada wanita
Tet tot! Yang benar adalah kanker paru. Meningkatnya angka kematian akibat kanker paru berhubungan langsung dengan meningkatnya rate dari merokok. Merokok juga merupakan resiko mayor pada penyakit jantung, si pembunuh nomor satu.

Mitos 9: Merokok dapat memperbaiki mood
Beberapa orang percaya rokok dapat menambah semangat, namun itu dapat menurunkan moodmu. Jika anda sedang down atau depresi, rokok dapat menempatkan anda pada resiko yang lebih tinggi untuk depresi, hiperaktivitas, dan attention deficit disorder. Seperti pada penelitian terbaru disebutkan, remaja yang merokok memiliki resiko 4 kali yang lebih besar untuk mengalami depresi dari remaja yang tidak merokok.

Mitos 10: Mengunyah tembakau adalah aman karena tidak melalui inhalasi
Bukan hanya kanker paru yang dapat membunuh. Mereka yang mengunyah tembakau memiliki resiko untuk kanker pada rongga mulut, yang dapat mengenai lidah, bibir dan gusi. Seperti pada merokok, lebih cepat berhenti lebih besar kesempatan anda untuk meloloskan diri dari penyakit-penyakit tersebut.

Be Healthy, Be Happy!

sumber : http://www.andaka.com/mitos-tentang-merokok.php

31 Desember 2008

Poster Rokok Keren

Berikut beberapa poster rokok keren yang bisa membantu Anda untuk berhenti merokok. Semoga bermanfaat.

rokok2

rokok1

rokok5

rokok61

rokok32

rokok4

rokok71

rokok82

Invitation Wedding Orang IT











Wedding Invitation orang IT




om_kimochi is offline

07 Oktober 2008

Jembrana “Dalam” MDGs (Millenium Development Goals)

Pertanyaan terbesar dari tiap negara berkembang adalah “Apakah mungkin dengan keterbatasan yang dimiliki mampu mencapai target seperti itu?”. Pertanyaan ini juga relevan bagi Kabupaten Jembrana, Bali.

Meskipun secara geografis berada di sudut Bali bagian barat dan bukan merupakan daerah yang dipenuhi turis berbahasa Inggris, namun Kabupaten Jembrana ternyata tidak mau kalah untuk mengangkat pertanyaan tersebut bagi dirinya.

Namun sebelum menilai apakah kabupaten tersebut akan mampu untuk mencapai target-target di dalam Millenium Development Goals atau MDGs itu, perlu untuk dipahami tentang apa itu MDGs.

MDGs atau Millenium Development Goals adalah sebuah target yang ditetapkan PBB pada tahun 1990 yang bagi dunia, pencapaiannya diharapkan pada tahun 2015 dan 2020. Kedelapan target tersebut adalah:

Pertama, diberantasnya kemiskinan dan kelaparan ekstrim, dengan indikator (1) Pada tahun 1990 sampai 2015 menurunkan separuh dari proporsi orang yang hidup dengan kurang dari 1 dolar per hari;
(2) Pada tahun 1990 sampai 2015 menurunkan separuh dari proporsi orang yang menderita kelaparan.

Kedua, mencapai pemerataan pendidikan dasar, dengan indikator memastikan bahwa pada tahun 2015, semua anak laki-laki dan perempuan dapat menyelesaikan pendidikan dasar.

Ketiga, meningkatkan persamaan gender dan pemberdayaan kaum perempuan, dengan indikator dihapuskannya diskriminasi gender khususnya dalam pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005 dan untuk semua tingkat pendidikan pada tahun 2015.

Keempat, menurunkan tingkat kematian anak, dengan indikator menurunnya tingkat kematian balita sebesar dua per tiga antara tahun 1990 sampai 2015.

Kelima, meningkatnya kesehatan ibu hamil, dengan indikator turunnya rasio kematian ibu hamil sebesar tiga per empat antara tahun 1990 sampai 2015.
Keenam, memberantas HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain, dengan indikator

(1) mulai menghentikan penyebaran HIV/AIDS dan telah selesai diberantas pada tahun 2015;
(2) mulai menghentikan timbulnya penyakit malaria dan penyakit besar lainnya dan telah selesai diberantas pada tahun 2015.

Ketujuh, memastikan keberlangsungan lingkungan dengan indikator :
(1) menggabungkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan ke dalam program dan kebijakan negara dan menekan tingkat kehilangan dan kerusakan sumber daya lingkungan;
(2) pada tahun 2015 mengurangi separuh dari proporsi masyrakat yang tidak memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum dan sanitasi yang aman;
(3) pada tahun 2020 telah mencapai peningkatan yang signifikan pada kehidupan penduduk di perkampungan miskin.

Kedelapan, membangun kemitraan global untuk pembangunan dengan indikator
(1) melakukan pembangunan lebih lanjut terhadap sistem keuangan dan perdagangan yang terbuka, berbasis peraturan, dapat diprediksi dan tidak terdiskriminasi (termasuk komitmen terhadap good governance, pembangunan, dan penurunan kemiskinan baik secara nasional maupun internasional);
(2) memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan khusus bagi least developed countries (meliputi tariff and quota free access untuk ekspor mereka, meningkatkan program keringanan/penghapusan utang bagi negara-negara miskin yang terjerat utang tinggi dan pembatalan official bilateral debt, dan lebih banyak lagi bantuan resmi untuk pembangunan negara-negara yang berkomitmen pada penurunan kemiskinan;
(3) memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan khususnya bagi negara-negara berkembang yang terisolasi dan negara-negara bagian di kepulauan kecil (melalui program of action for the sustainable development of small island developting states and 22nd general assembly provisions);
(4) membuat perjanjian secara komprehensif dengan negara-negara berkembang yang memiliki masalah utang melalui ukuran nasional dan internasional untuk menjaga kestabilan utang jangka panjang;
(5) bekerja sama dengan negara-negara berkembang dalam membangun dan menerapkan pekerjaan yang layak dan produktif bagi kaum pemuda;
(6) bekerja sama dengan perusahan farmasi dalam memberikan akses obat-obatan penting yang terjangkau bagi negara-negara berkembang;
(7) bekerja sama dengan sektor swasta dalam memanfaatkan teknologi baru, terutama teknologi informasi dan komunikasi.

Kedelapan target dengan masing-masing indikator tersebut dibandingkan dengan kondisi hari ini dan tren kemajuan pembangunan di Kabupaten Jembrana pada tahun 2015 dan 2020.

Penilaian: Indikator demi Indikator
Indikator pertama, diberantasnya kemiskinan dan kelaparan ekstrim dengan indikator menurunkan separuh dari proporsi orang yang hidup dengan kurang dari 1 dolar Amerika Serikat per hari dan menurunkan separuh dari proporsi orang yang menderita kelaparan. Indikator ini ternyata sudah dapat dipenuhi oleh Kabupaten Jembrana, pada hari ini.

Indikator kedua, mencapai pemerataan pendidikan dasar, dengan indikator memastikan bahwa pada tahun 2015, semua anak laki-laki dan perempuan dapat menyelesaikan pendidikan dasar. Indikator ini juga telah dipenuhi Kabupaten Jembrana pada hari ini.

Indikator ketiga, meningkatkan persamaan gender dan pemberdayaan kaum perempuan, dengan indikator dihapuskannya diskriminasi gender khususnya dalam pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2005 dan untuk semua tingkat pendidikan pada tahun 2015. Pada saat ini di Kabupaten Jembrana, kesetaraan gender merupakan bagian dari kehidupan, baik lingkungan birokrasi, usaha, maupun kehidupan masyarakatnya.

Di lingkungan birokrasi, misalnya, dikenal nama Ni Made Wardhani, sebelumnya menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan, yang sekarang sering menjadi juru bicara Kabupaten Jembrana pada banyak kesempatan.
Indikator keempat, menurunkan tingkat kematian anak, dengan indikator menurunnya tingkat kematian balita sebesar dua per tiga antara tahun 1990 sampai 2015. Indikator ini ternyata sudah dilewati oleh Kabupaten Jembrana, pada hari ini.

Indikator kelima, meningkatnya kesehatan ibu hamil, dengan indikator turunnya rasio kematian ibu hamil sebesar tiga per empat antara tahun 1990 sampai 2015. Sama dengan sebelumnya, indikator ini juga telah dicapai Kabupaten Jembrana pada hari ini.

Indikator keenam, memberantas HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain, dengan indikator (1) mulai menghentikan penyebaran HIV/AIDS dan telah selesai diberantas pada tahun 2015; (2) mulai menghentikan timbulnya penyakit malaria dan penyakit besar lainnya dan telah selesai diberantas pada tahun 2015. Kabupaten Jembrana relatif “jauh” dari AIDS dan malaria.

Pada hari ini, dapat dikatakan Kabupaten Jembrana telah memenuhi indikator ini. Namun bukan berarti dapat dikatakan sepenuhnya berhasil karena kondisi Kabupaten Jembrana memang relatif tidak rentan AIDS dan malaria. Keberhasilan Kabupaten Jembrana harus dibuktikan dengan program yang benar-benar “anti-AIDS” dan “anti-malaria” serta dapat menangkal penyakit baru yang berbahaya yang kini baru saja muncul di Kabupaten Jembrana yaitu flu burung.

Indikator ketujuh, memastikan keberlangsungan lingkungan dengan indikator (1) menggabungkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan ke dalam program dan kebijakan negara dan menekan tingkat kehilangan dan kerusakan sumber daya lingkungan; (2) pada tahun 2015 mengurangi separuh dari proporsi masyrakat yang tidak memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum dan sanitasi yang aman; (3) pada tahun 2020 telah mencapai peningkatan yang signifikan pada kehidupan penduduk di perkampungan miskin. Pada hari ini Kabupaten Jembrana dapat dikatakan telah memenuhi kriteria ketujuh dari MDGs.

Jembrana juga dapat dikatakan memenuhi target pada indikator kedelapan, membangun kemitraan global untuk pembangunan, terutama pada indikator melakukan pembangunan lebih lanjut terhadap sistem keuangan dan perdagangan yang terbuka, berbasis peraturan, dapat diprediksi dan tidak terdiskriminasi (termasuk komitmen terhadap good governance, pembangunan, dan penurunan kemiskinan baik secara nasional maupun internasional). Sebagai daerah yang dinilai paling unggul dalam pemberantasan korupsi dan paling unggul dalam pengembangan transparansi pembangunan, maka Kabupaten Jembrana menjadi daerah paling maju dalam pencapaian target MDGs.

Pencapaian target Jembrana juga dinampakkan pada indikator pengembangan dan memanfaatkan teknologi baru, teurtama teknologi informasi dan komunikasi. Kliping koran Kompas berikut ini menunjukkannya.

200 Sekolah di Jembrana Akses Internet Gratis
Kabupaten Jembrana, Bali menargetkan 200 sekolah (SD-SMA) telah memiliki perangkat lunak untuk mengakses internet secara gratis. Ini merupakan bagian dari program IGOS (Indonesia Go Open Source) yang dikelola J-Net atau Jimbarwana Net, milik pemerintah setempat. Bupati Jembrana I Gede Winasa, Kamis (24/5), menjelaskan, sejak tahun 2002, di Jembrana tercatat 81 SD, 100 SMP, dan SMA, serta 51 kantor desa dan lima kantor kecamatan telah mampu mengakses internet dengan layanan gratis. (AYS).

Kesimpulannya, Kabupaten Jembrana telah memenuhi enam kriteria secara penuh, yaitu kriteria 1, 2, 3, 4, 5, 7. Untuk kriteria kedelapan sebenarnya juga dapat dikatakan telah memenuhi kriteria, karena beberapa subkriteria merupakan kriteria yang bersifat nasional/negara dan sebagian ditetapkan untuk negara-negara maju.

Sementara kriteria keenam, terpenuhi karena faktor-faktor pendukung eksternal, sementara upaya yang bersifat pendukung internal masih perlu diupayakan untuk mencegah timbulnya ancaman penyakit seperti yang disebutkan pada kriteria tersebut yaitu AIDS dan malaria, dan ditambahkan flu burung.

What Next?
Pertanyaannya kini adalah, jika Kabupaten Jembrana sudah semaju itu, mencapai MDGs yang masih susah payah diusahakan (dan belum dapat dicapai bahkan mungkin pada tahun 2015 dan 2020) oleh Negara Indonesia, serta sebagian besar daerah di Indonesia, tidak terkecuali yang paling maju seperti DKI Jakarta atau yang paling kaya seperti Kutai Kertanegara dan Bengkalis, apa lagi yang harus dilakukan Kabupaten Jembrana?
Ini adalah pertanyaan yang relevan, karena bangsa Indonesia memiliki penyakit yang khas, yakni kalau sudah berhasil, menjadi puas diri, jumawa, dan kemudian tidak awas, akhirnya terjerembab.

Pada tahun 1995, pada saat Indonesia memasuki ulang tahun emas ke-50, pendapatan per kapita sudah mencapai 1.000 dolar Amerika Serikat dan Indonesia mengalami kemajuan dari negara miskin ke negara berkembang, dan dari negara berkembang ke negara berpendapatan menengah.
Pada saat itu kita punya skenario Indonesia 2020 sbb.

Tahun 1967 1997 2020
Populasi 110,6 juta 200 juta 250 juta
PPK AS$ 51 AS$ 1.086 AS$ 3.800
PDB AS$ 5,6 miliar AS$ 217,2 miliar AS$ 2 triliun
Ranking PPP - 10 5
Inflasi 600% 10% 5%
Penduduk miskin 60% 14% 7%

Pada tahun 2020, dua tahun sebelum APEC dilaksanakan, Indonesia telah berubah menjadi negara industri dengan sumbangan dari sektor produksi nonmigas terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 32,5%.

Sementara pertumbuhan penduduk per tahun antara 7-8%, didampingi pertumbuhan penduduk sebesar 0,9% di mana PDB kita menjadi salah satu PDB terbesar di dunia yakni 2 triliun dolar Amerika Serikat.

Jumlah penduduk Indonesia waktu itu lebih kurang 250 juta jiwa dengan pendapatan per kapita 3.800 dolar Amerika Serikat atau dengan perhitungan purchasing power parity yang diperkirakan 4 kali dari PCI yakni sebesar 15.200 dolar Amerika Serikat.

Dalam kondisi tersebut, Indonesia akan menjadi salah satu dari enam negara yang memunyai kekuatan ekonomi terbesar di dunia berdasarkan purchasing power parity yakni Amerika Serikat, Jepang, RRC, India, Jerman dan Indonesia.

Prediksi tersebut tidak main-main. Prestasi pembangunan Indonesia memang tidak sembarangan. Misalnya, laporan terakhir Global Competitiveness Report 1997, Indonesia masuk dalam rangking 15 negara paling kompetitif dan ranking 4 negara paling menarik untuk investasi.

Tetapi, kita menjadi “korban keberhasilan kita sendiri”. Indonesia masuk dalam area “pembiaran”, khususnya pembiaran korupsi. Korupsi merajalela. Hasilnya, prestasi yang luar biasa hancur dan ludes hanya dalam waktu kurang dari setahun. Dari negara berpendapatan per kapita 1.100 dolar Amerika Serikat menjadi 300 dolar Amerika Seirkat. Dari tiger menajdi beggar.

Ini adalah pelajaran yang sangat pahit dan menyesakkan. Pengalaman yang tidak boleh lagi terulang. Untuk itu, “what next” bagi Kabupaten Jembrana adalah mempertahankan keberhasilan. Sama seperti dalam olahraga, mempertahankan gelar juara jauh lebih berat, lebih sulit karena lawan yang tebesar dan terkuat bukan orang lain yang menjadi penantang, tetapi diri kita sendiri.

Ancaman terbesar adalah membiarkan kesalahan terjadi. Di dalam suatu manajemen Amerika dikenal zero defect atau tanpa kesalahan. Jadi, tidak ada toleransi bagi kesalahan. Kesalahan kecil akan segera berbiak menjadi besar dan menghabiskan prestasi yang sudah dicapai, bahkan hanya dalam “semalam”.

Jika mau lebih menantang, di Jepang dikenal istilah kaizen atau continuous improvement atau terus-menerus memperbaiki prestasi. Artinya, prestasi hari ini akan menjadi usang pada hari esok. Dengan demikian, pepatahnya adalah hari esok harus lebih baik daripada hari ini.

Jika Kabupaten Jembrana menanyakan di mana atau apakah batas dari kemajuan atau prestasi yang harus dicapai, maka jawabannya sederhana saja, if excellence is possible, then best is not enough.

Pertanyaan selanjutnya, setelah what next secara konsep, Pemkab Jembrana perlu melembagakan keberhasilan yang dicapainya dalam kebijakan-kebijakan publik di tingkat daerah. Hari ini sudah ada Perda Pendidikan. Perlu Perda tentang Kesehatan, Air Bersih dan Sanitasi, Perda Gender, dan seterusnya.

Tugas ini bukan saja tugas Pemkab Jembrana tetapi juga DPRD Jembrana untuk menjadi mitra kerja membangun daerah. Politik memang penting, tapi tidak relevan lagi untuk dijadikan panglima. Pada waktu pemilu atau pilkada boleh berbeda pendapat dan berbeda aliran, tetapi kalau kelembagaan politik sudah terbentuk, sudah waktunya berhenti untuk berbeda.

Kedua, perlu dibangun suatu proses leadership development, untuk mendapatkan calon-calon pemimpin masa depan di Jembrana. Proses tersebut dapat dijalankan dalam birokrasi, di dalam partai-partai politik, lembaga swadaya masyarakat, atau pun lingkungan pelaku usaha.

Secara praktis, dapat dibangun semacam “Lemhanas” di Kabupaten Jembrana yang menyaring leaders of the future dari berbagai latar belakang partai, agama, profesi, dan pendidikan. Semuanya sejak awal diajak untuk berada pada satu gelombang “Kami untuk Jembrana”, sekaligus menghilangkan gelombang “Jembrana untuk Kami”.

Hari ini, mumpung masih banyak waktu, kondisinya juga nyaman, seyogianya Jembrana sudah memulai langkah ini. Kalau MDGs itu “kecil” bagi Jembrana (hari ini) tetapi menjaganya hingga 2015, 2020, bahkan hingga 2050 bukan pekerjaan yang ringan. – Dr. Riant Nugroho Dwidjowijoto, Direktur Institute for Policy Reform, dikutip dari buku Memasuki Peradaban Milenium, Jembrana MDGs 2010.

dikutip dari http://www.cybertokoh.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=4060

Selamat Idul Fitri 1429 H

Selamat hari raya Idul Fitri 1429 H kepada teman-teman umat Muslim, mohon dibukakan pintu maaf lahir bathin yang selebar-lebarnya dan setulus-tulusnya. Semoga dengan perayaan Idul Fitri yang setiap tahun dirayakan ini kita semua kembali menjadi suci.

Mohon maaf ucapannya agak telat saya post di blog.

25 September 2008

Komentar Anda Tentang RUU Pornografi?

Rancangan Undang-Undang Pornografi (RUU Pornografi) yang akan disahkan oleh DPR, saat ini sedang mengalami pro dan kontra di masyarakat. Pro dan kontra itu muncul dalam berbagai hal mulai dari dialog interaktif, debat dan talkshow di berbagai media baik elektronik maupun koran. Jumlah massa yang menolak tidak kalah jumlahnya dengan yang mendukung. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, Anda diminta untuk memberi komentar tentang RUU tersebut. Silahkan masukkan opini Anda di bagian komentar. Terima Kasih.

DOWNLOAD RUU PORNOGRAFI

DOWNLOAD Penjelasan RUU Pornografi

23 September 2008

Investasi Menarik Untuk Masa Depan

Berikut ini mungkin bisa menjadi sumber ide untuk investasi yang menarik di masa depan.

[caption id="" align="aligncenter" width="300" caption="tempat minuman"]Ranjang Inovative
Ranjang Inovative

tempat minuman[/caption]

[caption id="attachment_57" align="aligncenter" width="314" caption="gelas innovative"]gelas innovative[/caption]

[caption id="attachment_65" align="aligncenter" width="300" caption="meja komputer+wc"]meja komputer+wc[/caption]

[caption id="attachment_66" align="aligncenter" width="258" caption="cangkir innovative"]cangkir innovative[/caption]

[caption id="attachment_67" align="aligncenter" width="300" caption="kamera"]kamera[/caption]

[caption id="attachment_68" align="aligncenter" width="300" caption="payung"]payung[/caption]

[caption id="attachment_69" align="aligncenter" width="300" caption="lampu tidur"]lampu tidur[/caption]